Sekolah ala MTs PakIs

Saya kira saya harus menulis malam ini. Kereta tujuan Pekalongan-Malang masih satu jam lagi. Itung-itung beberapa hari ini hp tidak kecipratan sinyal. Malam ini jempol saya akan menari habis-habisan di atas layar sentuh gawai pintar ini.

(more…)

Wow! Ditemukan Spesies Burung Baru di Jawa!

Saya sempat terhenyak beberapa hari yang lalu. Seperti biasanya saya suka buka The Handbook of the Birds of the World, busyett panjang banget judulnya, kita singkat saja jadi HBW. Ini yang versi alive, alias online. Dua tahun kemarin sebenarnya ingin beli versi bukunya yang gedenya kayak kulkas itu, dan ada 17 seri! Serial Goosebumps aja gak ada apa-apanya. Tapi begitu tahu ada versi online-nya, saya pikir itu lebih masuk akal daripada nanti kemana-mana harus bawa kulkas.

(more…)

Pembangunan Tanpa Kedaulatan

Dulu saya sangat mencintai kota kecil ini. Dataran tinggi di lembah yang diapit oleh gunung Arjuno-Welirang, Kawi, dan Peg. Tengger. Kota ini berdiri di atas hamparan tanah surga. Pertanian dan hutan hidup rukun. Masyarakat agraris yang ramah. Mata air berhamburan di mana-mana.

Dulu ketika saya masih kecil, pemuda kampung saya bisa bermain bola basket di tengah jalan protokol. Saking sepinya kota ini. Dari teras rumah saya memandang ke semua penjuru mata angin hamparan gunung-gunung yang mensuplai air, oksigen dan mineral tanah yang membuat tanah kami sebegitu suburnya. Karena tidak banyak bangunan di kampung saya.

Setiap pagi saya suka menggores embun yang menempel di kaca jendela, menggambar apa adanya sebelum dia menguap seiring siang mendekat. Salah satu hobi saya adalah mlinteng burung. Saking banyaknya burung di kota kami, kemanapun ketapel saya mengarah, pasti kena! (more…)

Mistisisme Sains Modern

Sadar gak, bahwa sebagai manusia modern (yang mengakui dirinya generasi rasionalis) dalam keseharian kita masih percaya dengan klenik? Tidak hanya percaya, bahkan “menyerahkan” hidup kita kepadanya? Tidak sedikit pula yang mentuhankan! Ya, kita semua! All of us! No exception!

Di saat yang bersamaan. Kita mengutuk keklenikan yang lain!

Ghaib, kalau saya rangkum dari berbagai literatur, memiliki definisi: sesuatu yang tersembunyi. Artinya, apapun itu yang di luar jangkauan pengetahuan dan indera kita masuk dalam golongan makhluk ghoib. Entut jelas masuk daftar. Tapi saya tidak sedang membicarakan makhluk mulia yang satu itu. Biarkan dia menjadi rahasia terenak hidup kita.

Ketika seseorang sakit, dia percaya bahwa dokter, resep obat, dan obatnya akan menyembuhkan sakitnya. Tapi ketika dia dibawa ke dukun, orang pintar, tabib, atau apalah namanya, serta merta dia nyinyir sambil mengkutuk “dasar klenik!”. Padahal apa bedanya dukun sama dokter? Apa bedanya obat dengan perewangan si dukun? (more…)