Mema’rifati Cahaya

Tulisan ini sudah saya pindah ke blog saya yang lain klik di sini

Advertisements

Populasi Burung Murai Batu Terancam Punah

PANGKALPINANG, SELASA – Populasi burung langka seperti jenis murai batu dan elang bukit di Babel semakin mengkhawatirkan. Dalam radius 10 kilometer, populasi burung tersebut hanya satu ekor saja. Itu pun hanya di daerah-daerah tertentu. Belum lagi jenis burung-burung khas Babel lainnya seperti punai, betet, dan sebagainya yang diindikasikan populasinya semakin sedikit. Zainal Abidin, salah satu pencinta, penangkar, dan pemerhati burung langka saat ditemui Bangka Pos Group di pasar Burung Pangkalpinang, Selasa (25/3) mengaku tertekannya populasi burung-burung tersebut akibat kondisi alam dan lingkungan yang tidak representatif lagi.

Sarjana Biologi lulusan salah satu universitas negeri di Bogor ini mengatakan perambahan hutan secara massal dan besar-besaran untuk kepentingan pertambangan dan perkebunan membuat areal hidup ratusan jenis burung semakin sempit. Ditambah lagi dengan minimnya usaha reboisasi dari pelaku dan perambah alam dalam mengembalikan situasi lingkungan ke kondisi awal. “Banyak pemicu lainnya. Misalkan faktor dari jenis burung itu sendiri, baik reproduksi, sistem hidup, sebaran makanan, dan pola migrasi. Yang terburuk adalah banyak jenis burung langka yang diburu oleh pihakpihak tak bertanggung jawab,” kata lelaki paruh baya yang berdomisili di Kecamatan Merawang ini.

Lebih jauh, ia menjelaskan pola hidup burung seperti murai batu dan elang sangatlah sensitif. Reproduksi mereka tidaklah sebaik jenis burung lainnya. Telur yang dihasilkan tak lebih dari tiga buah, sementara setiap hari burung jenis ini terus diburu dan terkadang banyak yang mati di tengah alam. (Bangka Pos/Rico Ariaputra)

Diambil dari kadangkukila@yahoogroups.com dari http://www.kompas.com

Peta Interaktif “Jogja Interest Bird Map”

Download file

Awal bulan April 2008 ini Yayasan Kutilang Indonesia (YKI) melalui Kutilang Indonesia Birdwatching Club (KIBC) telah merilis Jogja Interest Bird Map. Yaitu sebuah peta interaktif yang dijalankan menggunakan Adobe Flash Player 8. Dengan adanya peta interaktif ini diharapkan bisa menjadi media informasi tentang burung-burung yang ada di Jogjakarta dan sekitarnya.

 

Adapun peta interaktif ini memiliki beberapa content antara lain:

-17 lokasi pengamatan burung yang ada di Jogjakarta beserta deskripsi dan foto lokasi,

– checklist burung-burung Jogja (310 jenis) beserta deskripsi, foto dan suara burung,

– 33 lokasi-lokasi wisata alam yang ada di Jogja beserta deskripsi dan foto lokasi dan

– seluruh lokasi kecamatan-kecamatan yang ada di Jogja.

 

Ini adalah adalah peta yang sengaja dibuat untuk masyarakat umum, sehingga dalam pembuatannya tidak ditekankan pada presisi letak geografis lokasi yang dituju. Namun dengan begitu diharapkan masyarakat luas bisa menggunakan peta ini dengan mudah. Tata letak juga dirancang sedemikian rupa sehingga nyaman untuk dilihat.

Kelebihan lain dari peta ini adalah pemakai bisa menambahkan dan atau mengganti deskripsi dan atau foto yang sudah tersedia sesuai dengan ketersediaan informasi dan foto yang diinginkan oleh pemakai. YKI selaku pihak yang punya hak cipta akan lebih senang jika perubahan-perubahan yang dilakukan bisa dikoordinasikan, sehingga bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk melakukan penyempurnaan di waktu mendatang.

Bagi Anda yang berminat , silahkan download atau hubungi Yayasan Kutilang Indonesia:

Email: kutilangindonesia@yahoo.com

Atau datang langsung ke kantor:

Jl. Tegal Mlati 64A , Jongkang-Sleman (belakang Monjali) Jogjakarta.