Kabinet Gotong Royong BBB

Sejak awal saya memang ingin buku ini adalah hasil dari kerja bersama. Bukan karena sok partisipatif, tapi karena memang dasarnya saya gak tahu apa-apa tentang burung. So, pilihan paling bijak adalah melibatkan para pendekar masuk dalam proses penyelesaian buku. Pendekar-pendekar ini tentunya bukan sembarang pendekar, ada yang ilmu kanuragannya sudah pada level menang pertandingan dengan tangan kosong, ada yang menang tanpa menyentuh musuhnya, menang tanpa bertanding bahkan ada yang tidak pernah kalah karena tidak pernah punya musuh dalam hidupnya. La saya ini sebenarnya juga sudah masuk dalam kategori pendekar tapi masih level pendekar yang menang dengan kroyokan! Untuk itu buku ini harus dikeroyok bareng-bareng. Continue reading “Kabinet Gotong Royong BBB”

Advertisements

Layout Primitif, Renaissance Sampai Eureka

Saya adalah orang yang sangat perhatian dengan tampilan grafis. Saat bermain-main dengan Corel, Photoshop atau Flash saya bisa menghabiskan waktu seharian hanya untuk utak-atik curva dan warna. Dan karya grafis yang selalu saya sukai, dan juga cita-cita tertinggi saya, adalah bentuk robotik. Jadi kalo yang namanya nonton film Transformer saya sebenarnya gak menikmati cerita atau aksi heroik tentara Amerika menyelamatkan bumi itu, tapi malah misah-misuh mengagumi anatomi para Autobots dan gerakan-gerakan akrobatiknya yang woww itu! Continue reading “Layout Primitif, Renaissance Sampai Eureka”

BBB Behind the Scene Eng Ing Enggg…

Ok, jadi ini adalah postingan pertama untuk edisi khusus Birds of Baluran Behind the Scene. Kenapa saya bikin edisi ini? Karena buat menjaga jalur ide saya untuk tetap bikin postingan. Gara-gara metenteng menyelesaikan buku burung Baluran (BBB) versi inggris saya sampe gak sempat nulis. Jangankan nulis, keluar ide nulis aja gak. Jadi ini jelas gak equilibrium. Equilibrium? Kayak pernah dengar…

BBB adalah singkatan dari Buku Burung Baluran atau dibalik juga bisa Birds of Baluran Book. Asik to? Bahasa Inggris atao Indonesia semuanya disingkat BBB. Ncen keramat tenan og singkatan kuwi :D.

Continue reading “BBB Behind the Scene Eng Ing Enggg…”

Nostalgia Trisik, Nostalgia Digiscoping

Trisik adalah salah satu kawah candradimuka saya. Ada banyak ilmu dan kenangan menyenangkan saya di pantai selatan Jogjakarta itu. Berbekal monokuler pinjeman dan Nikon N450 yang pinjeman juga, saya yang hampir selalu ditemani Batak, belajar gimana motret burung menggunakan digiscoping. Bisa dibilang, Batak adalah partner hunting foto terbaik yang pernah saya kenal. Karena selain ngancani, dia juga tidak eman-eman berbagi ilmunya tentang burung yang jauh lebih baik dari saya.

Continue reading “Nostalgia Trisik, Nostalgia Digiscoping”