Sumba Part V: Demi Tuhan Saya Akan Kembali!

Jadi ini adalah tulisan ke 5 tentang Sumba. Sejak pertama kali menginjakkan kaki di Sumba 5 tahun yang lalu, hatiku telah tertambat. Jatuh cinta kepada dingin malamnya, hamparan savananya, kuburan batunya, rumah panggung kayu dan atap ilalangnya, anak-anak kecil yang riang menyapa sambil melambaikan tangannya, dan yang pasti burungnya. Hampir semua bayangan muluk tentang tanah dengan eksotisme biodiversitas dan kehidupan etnik kumpul jadi satu di pulau itu. Sumba adalah satu-satunya pulau yang selalu aku rindukan untuk kembali. Continue reading “Sumba Part V: Demi Tuhan Saya Akan Kembali!”

Advertisements